What Makes Stablecoins Different From Bitcoin and Other Crypto?

Investasi uang digital cukup mendapat perhatian dari banyak investor karena dinilai akan memiliki keuntungan. Namun sebagaimana investasi, uang digital juga memiliki risiko kerugian jika tidak dikelola dengan tepat. Seperti Bitcoin yang sempat mengalami fluktuasi cukup besar menyebabkan kerugian bagi pemegang mata uang kripto satu ini.

Perubahan fluktuatif dalam waktu relatif singkat menyebabkan Bitcoin dan mata uang kripto yang lain kurang ideal. Mata uang idealnya memiliki nilai yang stabil, agar aman untuk menyimpannya dan tidak dibayangi risiko kerugian untuk disimpan dalam waktu lama. Untuk itu Kripto menghadirkan stablecoin sebagai mata uang terbaru.

Apa itu stablecoin? Stablecoin hadir sebagai mata uang Kripto yang memiliki nilai lebih stabil, memiliki daya beli yang kuat, kemungkinan inflasi yang rendah. Bisa dibilang inilah mata uang digital yang ideal yang ditawarkan kripto. Publik kini dapat lebih aman dan nyaman menggunakan mata uang digital sehari-hari mau pun untuk menyimpannya.

4 Stable Coin yang paling Populer

Ada beberapa stable coin yang banyak digunakan di dunia mata uang kripto. Untuk dapat lebih memahami tentang stable coin, cek beberapa stable coin yang paling banyak digunakan berikut ini:

  • Diem

Diem pernah cukup populer khususnya bagi pengguna media sosial Facebook. Diem termasuk stable coin yang memiliki nilai tukar stabil sehingga banyak diminati. Kepopuleran Diem hingga beberapa negara seperti China berencana membuat mata uang digital sendiri. Kepopuleran Diem tentu tidak lepas dari Facebook sebagai perusahaan multinasional dengan milyaran pengguna di dunia.

  • Terher

Berikutnya ada Tether atau dikenal pula dengan nama lain USDT karena didukung mata uang Dolar Amerika Serikat. Salah satu stable coin paling tua yang dirilis sejak 2014 serta paling populer. Tether menjadi mata uang kripto yang cukup diperhitungkan karena paling dianggap layak oleh pasar.

  • Koin USD

Sama seperti Tether, Koin USD juga didukung mata uang Dolar Amerika Serikat. Dirilis pertama tahun 2018 USD Coin dikelola bersama dua perusahaan. Meski tergolong masih baru koin ini merupakan stable coin terbesar kedua yang banyak digunakan serta dinilai paling layak oleh pasar. Tidak heran jika koin ini menjadi cukup stabil nilainya.

  • Dai

Mata uang digital Dai memiliki nilai yang berdasar pada mata uang Dolar Amerika Serikat serta didukung Ethereum, salah satu mata uang digital kripto. Dai bersifat terdesentralisasi yang artinya tidak ada otoritas yang dapat mengontrol sistem Dai.

Investasi uang digital makin untung dengan memilih jenis investasi yang tepat. Salah satunya adalah staking DeFi. Apa itu DeFi? DeFi atau Decentralized Finance merupakan produk investasi yang cukup populer di kalangan para investor cryptocurrency. DeFi menawarkan beragam program investasi menguntungkan, salah satunya adalah staking yang memberikan keuntungan lebih besar.

Staking secara sederhana mirip dengan deposito hanya saja dalam bentuk uang digital. Anda perlu memberikan aset kripto ke sistem blockchain untuk disimpan dalam waktu tertentu. Selama penyimpanan, Anda akan mendapat passive income sebagai keuntungan. Semakin banyak Anda mempertaruhkan aset, semakin besar keuntungan yang bisa didapat dalam jangka waktu tertentu.

Anda dapat melakukan investasi staking DeFi dengan aplikasi Coinomo. Tinggal download aplikasi Coinomo di Play Store dan dowload aplikasi Coinomo di App Store. Dari aplikasi Coinomo Anda juga bisa melakukan pertukaran atau transaksi koin digital dengan mudah dan cepat. Tertarik memulai investasi mata uang digital? Kemajuan teknologi dan besarnya pengguna internet membuat masa depan investasi ini cukup cerah. Jadi tunggu apa lagi, segera mulai investasi pertamamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.