Dengan adanya kondisi pandemi saat ini ternyata literasi masyarakat tentang keuangan menjadi meningkat, terutama mereka yang baru menyadari bahwa betapa pentingnya dana darurat untuk mengatasi kondisi krisis.

Dana darurat sebenarnya digunakan ketika pemasukan utama terhenti dikarenakan berbagai sebab. Bisa karena pemutusan hubungan kerja, sakit, atau kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Meskipun kini ada banyak penawaran pinjaman uang online sebagai dana talangan, namun ada baiknya kita juga bisa memahami bagaimana mengelola dana darurat selama kondisi pandemi seperti saat ini.

Berikut ini adalah beberapa tips dalam mengelola dana darurat agar bisa dimanfaatkan sesuai dengan kondisinya serta bisa dijadikan pegangan.

Buat daftar prioritas kebutuhan pokok

Sebelum memutuskan memiliki dana darurat sebenarnya kita harus memiliki gambaran seberapa besar dana kebutuhan pokok bulanan yang dibutuhkan. Kebutuhan pokok ini adalah kebutuhan yang paling fundamental. Artinya jika tidak ada kebutuhan pokok ini kita tidak bisa bertahan hidup. 

Secara sederhana kebutuhan pokok jika dijabarkan dalam kondisi seperti saat ini seperti uang belanja makanan, air, listrik, serta bujet komunikasi. Untuk itu kita perlu membuat prioritas kebutuhan pokok. Pasalnya setiap orang atau setiap keluarga kemungkinan memiliki kebutuhan pokok yang berbeda-beda sesuai dengan gaya hidup dan juga budayanya.

Hitung berapa kebutuhan pokok per bulan

Setelah membuat daftar prioritas kebutuhan, hitung berapa nominal kebutuhan pokok yang dibutuhkan per bulan. Sehingga dengan begitu kita bisa mengetahui besarannya yang memang perlu dikeluarkan tiap bulan. 

Misalnya untuk kebutuhan keluarga kecil dengan empat anggota keluarga kira-kira dibutuhkan biaya Rp3 juta per bulan. Artinya dana sebesar Rp3 juta tersebut benar-benar sudah bisa menutupi semua kebutuhan pokok empat orang anggota keluarga.

Hitung berapa lama dana darurat bisa digunakan

Inilah bagian yang paling krusial. Dana darurat idealnya bisa menutupi kebutuhan pokok selama enam bulan pertama. Tapi, jika ingin lebih aman biasanya beberapa financial advisor menyarankan untuk mempersiapkan dana darurat cukup untuk memenuhi kebutuhan selama satu tahun penuh.

Inilah tantangan untuk memenuhi kebutuhan darurat selama satu bulan penuh. Jika saat ini ternyata dana darurat tidak mencukupi hingga satu tahun penuh artinya harus ada anggaran yang diambil untuk dana darurat. Misalnya mengambil dana dari tabungan atau dengan menjual aset yang ada.

Tentukan target penggunaan dana darurat

Penggunaan dana darurat sebaiknya tidak benar-benar dipergunakan seluruhnya seperti yang sudah dianggarkan. Maksudnya agar bisa lebih berhemat jika selagi masih bisa dilakukan. Agar lebih jelas, tentukan berapa persen target penggunaanya dalam per bulan. Misalnya target penghematan 10 persen dari dana darurat yang dianggarkan selama satu bulan. Sisanya bisa dialokasikan untuk bulan berikutnya atau untuk menghimpun dana darurat baru untuk periode yang berbeda.

Saatnya berhemat dengan dana yang ada

Beberapa pengamat keuangan mengatakan bahwa krisis yang terjadi pada tahun 1998 amat berbeda dengan krisis yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, sudah saatnya kita berusaha untuk berhemat dengan dana yang ada. 

Upayakan untuk memangkas semua kebutuhan yang benar-benar tidak diperlukan. Kembali saatnya kita kencangkan ikat pinggang. Penuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu. Jika pada perjalannya ternyata kekurangan dana darurat, ada alternatif yang bisa dicoba dengan mengajukan pinjaman uang online lewat fintech tepercaya seperti Kredivo.

Kredivo sudah terdaftar di OJK dengan nomor S-236 / NB.213 / 2018 atas nama PT FinAccel Digital Indonesia. Kredivo memberikan kebebasan bagi debitur untuk menggunakan dananya baik untuk kebutuhan darurat ataupun kebutuhan lainnya yang dibutuhkan dalam kondisi saat ini.

Kredit limit yang diberikan Kredivo tergolong cukup besar hingga Rp30 juta per member. Limit kredit tersebut bisa dimanfaatkan juga untuk memulai modal usaha sehingga debitur bisa mendapatkan penghasilan kembali.

Lalu bagaimana caranya mendaftar di Kredivo? Cukup download saja dulu aplikasinya di Google Play Store maupun App Store. Setelah itu tinggal ikuti saja prosedur pendaftarannya dengan sangat mudah. Syarat untuk menjadi member premium Kredivo pun cukup terjangkau, antara lain:

  1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  3. Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  4. Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Bunga pinjaman uang dari Kredivo adalah 2.95% per bulan. Tersedia dua pinjaman yang bisa dimanfaatkan, yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. 

Pengelolaan dana darurat sebenarnya hampir sama saja dengan pengelolaan keuangan bulanan biasanya. Namun, yang paling dibutuhkan adalah komitmen dalam menjalankannya sesuai dengan target yang sudah ditetapkan di awal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.