5 Rekomendasi Merk Obat Batuk untuk Ibu Hamil | Popmama.com
source gambar : popmama.com

Gejala flu seperti batuk bagi wanita dewasa mungkin hal yang sepele. Namun, kondisi tersebut tentu berbeda jika yang mengalami batuk itu adalah wanita dewasa yang tengah hamil. Pasalnya, ibu hamil tidak bisa sembarangan minum obat batuk guna tetap menjaga kesehatan janin dalam kandungan.

Ibu hamil juga harus berhati – hati saat membeli obat batuk di apotek, karena jika sembarangan minum obat, besar kemungkinan ibu bisa melahirkan bayi prematur atau mengalami gangguan kehamilan lainnya.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada obat batuk untuk ibu hamil. Berikut dibawah ini ada rekomendasi 5 merek obat batuk yang aman dan bisa dikonsumsi ibu hamil :

  • Codeine

Rekomendasi obat batuk untuk ibu hamil yang pertama yaitu Codeine. Obat batuk ini aman dikonsumsi selama ibu hamil memperhatikan aturan pemakaian dan resep dari dokter. Tersedia dalam bentuk tablet 10, 15, dan 20 gram.

Biasanya Codeine untuk ibu hamil ini diminum untuk meredakan gejala batuk ringan hingga sedang. Jika setelah tiga hari mengonsumsi obat ini namun masih mengalami batuk, maka ibu hamil perlu segera dibawa ke dokter.

  • Dextromethorpan

Rekomendasi obat batuk untuk ibu hamil selanjutnya adalah Dextomethorpan. Obat ini aman dan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil yang mengalami gejala batuk kering. Namun, batuk berdahak dan batuk akibat penyakit tertentu seperti asma, bronkitis, atau emfisema tidak bisa diobati dengan Dextromethorpan. Obat batuk untuk ibu hamil ini tersedia dalam bentuk sirup dan tablet.

Perlu diperhatikan bahwa Dextromethorpan tidak diperkenankan dikonsumsi oleh ibu hamil yang memiliki riwayat alergi, sedang menderita diabetes atau asma. Ibu hamil juga dianjurkan untuk segera berobat ke dokter jika muncul gejala alergi, sakit kepala, mengalami pusing, dan mual setelah minum Dextromethorpan.

  • Laserin

Laserin cukup mudah dijumpai di apotek atau toko – toko obat. Rekomendasi obat untuk ibu hamil yang ketiga ini memiliki rasa yang khas yaitu manis dan memberikan sensasi hangat pada tenggorokan. Karena itu, Laserin cocok digunakan untuk melegakan tenggorokan akibat batuk.

Laserin tidak menggunakan bahan kimia sehingga berbeda dengan obat batuk lainnya. Karena terbuat dari bahan – bahan alami sehingga obat ini aman dikonsumsi dan tidak akan membahayakan kesehatan janin dalam kandungan.

Jika setelah tujuh hari mengonsumsi Laserin namun batuk tidak juga kunjung sembuh, maka ibu hamil perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

  • Paracetamol

Rekomendasi obat selanjutnya memang tidak diformulasikan khusus untuk mengobati batuk. Namun, Paracetamol mampu meredakan gejala yang menyertai batuk seperti demam dan pusing.

Pada dasarnya, Paracetamol aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena belum ada bukti yang menunjukkan bahwa obat ini membahayakan kesehatan janin dalam kandungan. Meski demikian, ibu hamil bisa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan jika masih ragu mengonsumsinya.

  • Silex Sirup

Silex Sirup diperuntukkan bagi orang dewasa yang mengalami flu yang disertai gejala batuk. Silex Sirup aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena merupakan obat herbal. Kandungan ekstrak thyme, primulae, althaea, droserae, eucalyptus oil, anise oil, dan menthol oil dalam obat batuk untuk ibu hamil ini dipercaya mampu melegakkan tenggorokan serta meredakan nyeri akibat batuk.

Itulah 5 merek obat batuk yang aman dan bisa dikonsumsi ibu hamil. Meskipun tergolong obat bebas, namun ibu hamil perlu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi salah satu merek obat batuk diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *